10 pemain Manchester United terbaik sepanjang masa

0 komentar
Siapa yang tak kenal Manchester United,Manchester United adalah salah satu klub sepakbola terbaik di Inggris bahkan Dunia. Hampir segala ajang pernah dijuarai, mulai dari liga Inggris, piala carling, Piala FA, liga Champion, dan bahkan piala dunia antar klub. Hal itu menunjukkan betapa tingginya kualitas MU sebagai klub sepak bola, maka tak heran jika hampir separuh penduduk bumi mengidolakan klub ini.

Hal ini dikarenakan karna managemen yang tepat, pelatih jenius, kerja sama yang tinggi, dan yang terpenting adalah kualitas pemain yang mumpuni. sejak didirikan tahun 1878, Manchester sudah menelurkan banyak pemain kelas satu yang berkualitas.
Tapi disini kami hanya menampilkan 10 terbaik dari yang terbaik pemain manchester united sepanjang masa

Berikut adalah daftar 10 pemain Manchester United terbaik sepanjang masa :

10.Cristiano Ronaldo
dari 10 daftar ini,Ronaldo adalah yang termuda. Di usianya yang masih muda, ronaldo sudah menampakkan bakat sepakbola dan skill pengolahan bola yang tinggi,posisinya sebagai sayap dan gelandang tak menutup dirinya untuk terus membnatu penyerangan dan mencetak gol bagi MU, Bahkan di tahun 2007, ronaldo didaulat sebagai top scorer liga inggris,ia juga mengantarkan Mu menjadi juara liga inggris dan juara liga Champion

9.Van Nistelrooy
Tak dapat disangkal lagi bahwa van nistelrooy adalah striker garang yang sangat berbahaya di kotak penalty,koleksi 95 golnya dari 150 penampilanya untuk MU menggambarkan betapa ganasnya striker asal belanda ini, sejak dibeli dari PSV Eindhoven tahun 2001,ia sudah menampakkan katajamanya, Pada musim pertamanya di Manchester United, Van Nistelrooy mencetak 23 gol dari 32 penampilannya, dan 10 gol saat Manchester United bermain pada ajang Liga Champions yang kemudian menjadi debutan terbaik. Van Nistelrooy kemudian mendapat penghargaan Pemain Terbaik PFA.

8.Bryan Robson
Bryan Robson adalah mantan pemain Manchester United pada 1981-1994. Tercatat total ia bermain bagi klub "Setan Merah" itu sebanyak 345 kali dalam kariernya serta mencetak 74 gol. Ia sempat bersama MU menjuarai FA Cup selama tiga musim (1983, 1985, dan 1990). Bryan Robson juga memecahkan rekor transfer sebesar 1,5 juta pounds saat ditransfer dari West Bromwich Albion tahun 1981.

7.David Beckham
Beckham membuat cara bermain baru di posisi sayap, tanpa berlari atau dribbling, dengan hanya memberikan umpan silang yang mematikan ke kotak pinalti pertahanan lawan. Beberapa mungkin ragu bahwa dia ahli tendangan bebas terbaik sedunia, namun dengan latihan yang dihabiskan berjam-jam itu, membuat bakat yang sudah ada pada dirinya menjadi sempurna.
Dengan kemampuan tendangan menakutkan yang dimilikinya, dia dapat mencetak gol-gol spektakuler. Sebagai tambahan dia juga seorang pemain yang ulet dan pantang menyerah, berlari tanpa bola dan bergerak tanpa lelah, hingga peluit akhir dibunyikan.

6.George Best
Merupakan salah satu pemain terbaik Manchester yang pernah mengantarkan MU juara liga Champion untuk pertama kalinya setelah mengalahkan benfica 4-1 di tahun 1968.
Ia adalah pemain ulet yang berbahaya ketika berada di dalam kotak penalty,walaupun posisi aslinya adalah second striker,tapi ia sering dijadikan menjadi striker bahkan gelandang karna ketangguhan fisiknya

5.Eric Cantona
Cantona adalah seorang pemain yang fenomenal,setelah dibeli oleh manchester united tahun 1992,Cantona langsung menghantarkan MU menjuarai piala FA.Ia adalah Seorang Striker dengan visi yang jelas,penempatan posisi yang baik dan mempunya akurasui tendangan jarak jau yang mengagumkan.

4.Duncan Edward
Boleh dibilang duncan edward adalah pemain tengah terbaik Manchester terbaik sepanjang masa, ketenanganya dalam mengatur lini tengah MU menjadikanya pemain dengan mental yang baik. Tapi sayang,Edward harus meninggal di usia yang masih muda karna menjdi salah satu korban tragedi pesawat munich

3.Peter Schemeichel
Peter Schemeichel merupakan Penjaga gawang bersejarah bagi Manchester United. Kenyataanya, membandingkannya dengan yang lain sungguh sulit. Dia merupakan penjaga gawang terhebat sepanjang masa. Sangat sulit untuk mencari kelemahan pemain bertubuh besar ini, dia memiliki semua karakter seorang juara. Daya saing yang tinggi, agresif dan motifasi yang tak terbatas membuatnya dijuluki Si Denmark yang Agung.

2.Ole Gunnar Solksjaer
Ole Gunnar Solksjaer adalah seorang pemain sepak bola Norwegia. Ole merupakan penyerang asal klub molde Fk merupakan salah satu pemain yang penting di Man United. Walaupun duduk di bangku cadangan, tapi jika diturunkan pasti akan jadi penentu. Ia adalah penentu kemenangan final liga Champion 1998 saat MU menghadapi Bayern Munchen,ia mencetak satu dari 2 gol MU.julukannya adalah The Baby face Assasins

1.Ryan Giggs
Ryan Joseph Giggs adalah seorang pemain sepak bola Wales. Ia merupakan salah satu pemain sayap terbaik sepanjang sejarah dan juga dikenal karena loyalitas di Manchester United.Ryan merupakan pemain yang terlama membela klub ini dan merupakan pemain pertama terbanyak tampil untuk MU sepanjang sejarah (805 kali) setelah memecahkan rekor Sir Bobby Charlton (758 kali). Ia sudah bersama MU memenangkan sebelas kali gelar juara liga dan 2 titel liga Champion.
Sebagai pemain sayap,pergerakan Giggs sangat aktif menyisir sisi kiri dan kanan lapangan,stamina yang tinggi dan kemampuan mencetak goal yang baik membuatnya menjadi pemain terbaik Manchester united

10 pesepak bola wanita tercantik didunia

0 komentar
Sepakbola bukan hanya sekedar permainan kaum Adam saja, kaum Hawa pun ikut andil dalam permainan sepakbola. Berikut adalah para pemain sepakbola wanita yang mempunyai predikat seksi.

1. Leslie Osborne
http://hermawayne.blogspot.com
Leslie Osborne adalah pemain bertahan untuk klub sepak bola wanita profesional Boston Breakers. Ia juga anggota timnas AS.

2. Anouk Hoogendijk
http://hermawayne.blogspot.com
Gadis pirang dan cantik tidak punya kemampuan apa-apa? Anouk Hoogendijk membuktikan Anda salah! Ia bermain untuk timnas Belanda di usia 19 tahun dan kini, di usia 26 tahun, ia bermain untuk tim Belanda, FC Utrecht.

3. Tina DiMartino
http://hermawayne.blogspot.com
Tina DiMartino sangat istimewa. Saat kuliah di UCLA, ia satu-satunya anak tingkat pertama yang bermain di semua 26 pertandingan untuk Bruins, mencetak lima gol. Kreativitasnya di lapangan sering dipuji dan ia juga dikenal sebagai penyerang terbaik di liga wanita kampus. Ia kini bermain untuk timnas AS.

4. Jessica Landstrom
http://hermawayne.blogspot.com
Anda bisa memanggil Jessica Landstrom sebagai Henrik Larsson-nya sepak bola wanita Swedia. Ia setinggi 1,8 meter, mencetak gol pertama untuk timnas Swedia di pertandingan pertama di usia 23 tahun, cantik dan berbakat!

5. Sylvia Arnold
http://hermawayne.blogspot.com
Di usianya yang ke-21, Sylvia Arnold sudah punya pencapaian yang menakjubkan. Ia menjadi bagian dari timnas Jerman U-20, dan membuat takjub di Piala Dunia U-20 tahun 2010 sehingga dipromosikan masuk timnas senior. Yang paling menyenangkan: ia punya saudara kembar, sama cantiknya, dan sama berbakatnya!

6. Amy Rodriguez
http://hermawayne.blogspot.com
Sebelum Amy Rodriguez mendominasi liga profesional wanita internasional, ia masuk timnas AS di usia 18 tahun. Amy dua kali menjadi pemain All-American dan Gatorade tahun ini di masa kuliahnya.

7. Rachel Unitt
http://hermawayne.blogspot.com
Rachel Unitt sering disebut sebagai pemain bola Inggris paling ngetop, dan mudah terlihat mengapa. Ia atlet Inggris yang cantik, berbakat, pernah jadi Nationwide International Player of the Year di FA Women's Football Awards 2004, dan menang lagi di tahun 2006.

8. Heather Mitts
http://hermawayne.blogspot.com
Minggir Mia Hamm, semua sekarang mengincar Heather Mitts. Peraih medali emas Olimpiade dua kali dan juga pemain terseksi d Women's United Soccer Association league versi Playboy Online tahun 2001 serta "Hottest Female Athlete" tahun 2004 versi ESPN.com. Ia juga tampil di Sports Illustrated Swimsuit edisi tahun 2005.

9. Milene Domingues
http://hermawayne.blogspot.com
Terdengar familiar? Milene Domingues adalah mantan istri pemain Brazil Ronaldo. Tapi ia ngetop juga karena jago main bola. Ia adalah pemegang rekor menggiring bola dengan 55,198 sentuhan. Di masa jayanya, ia adalah pemain bola wanita paling mahal di Spanyol. Tak heran Ronaldo pernah berkata, ia harus bercinta dulu sebelum setiap pertandingan?

10. Hope Solo
http://hermawayne.blogspot.com
Dengan rambut pirang, mata biru dan wajah cantik, Hope Solo bisa saja dikira model. Tapi ia adalah kiper untuk timnas AS. Ia kini bermain untuk Atlanta Beat, dan menjadi WPS Goalkeeper of the Year tahun 2009. Jelas membuktikan, tangan Hope sangat mahir!

11. Lisa Andrioli
http://hermawayne.blogspot.com
Dan inilah Laisa Andrioli, pemain bola wanita terseksi dunia! Gadis 22 tahun ini pernah bermain untuk tim Brazil Palmeiras dan kini anggota timnas Brazil. Kami sungguh ingin membahas kemampuan olahraganya, tapi Laisa lebih banyak dikenal di luar lapangan! Ia pernah mengencani pemain bola Denilson, dan tahun 2009, ia berpose bugil untuk majalah lokal. Tak heran sepak bola sangat populer di Brazil.

Lima Pencetak Gol Tercepat Sepanjang Sejarah Liga Champion

0 komentar

Striker AC Milan Alexandre Pato berhasil mencetak gol cepat ke gawang Barcelona di awal laga pembuka Grup H Liga Champions, Rabu dini hari WIB, 14 September 2011.

Gol yang diciptakan pemain Internasional Brasil di detik 24 itupun masuk ke dalam lima besar rekor gol tercepat sepanjang pelaksanaan Liga Champions. Usai laga yang berkesudahan 2-2 ini, Pato pun menjelaskan apa yang ada di benaknya ketika ia mencetak gol tersebut.

"Begitu permainan dimulai, aku melihat celah di pertahanan Barcelona. Aku pun berlari dan melakukannya (cetak gol ke jala Barcelona)," ujar Pato tersenyum seperti dikutip dari Football Italia.

Siapa sajakah yang berhasil mencetak gol cepat dalam Kompetisi yang paling bergengsi di ranah eropa ini? Berikut daftar lima besar gol tercepat sepanjang sejarah Liga Champion. 

1. 10 detik
Pencetak gol : Roy Makaay (Bayern Munich)
Pertandingan : Bayern Munich vs Real Madrid (07 Maret 2007)

2. 20.07 detik
Pencetak gol :Gilberto Silva (Arsenal)
Pertandingan :Arsenal vs PSV Eindhoven (25 September 2002)

3. 20.12 detik
Pencetak gol : Alessandro Del Piero (Juventus)
pertandingan : Juventus vs Manchester United (01 Oktober 1997)

4. 21 detik
Pencetak gol : Clarence Seedorf (AC Milan)
Pertandingan : AC Milan vs Schalke 04 (29 September 2005)

5. 24 detik
Pencetak gol : Alexander Pato (AC Milan)
Pertandingan : AC Milan vs Barcelona (14 September 2011)

10 pemain bola terganteng (versi saya hhe)

0 komentar
Inilah mereka-mereka yang selalu jadi incaran dan idola bagi pengagumnya. Di samping aksinya di lapangan mereka juga mempunyai wajah super ganteng :
1305697466563759733
Iker Casillas
1. Iker Casillas, ketangguhannya di bawah mistar gawang sudah tidak diragukan lagi, begitu juga dia punya wajah yang memikat semua orang khususnya kaum hawa.
13056976331253723667
Cesc Fabregas
2. Cesc Fabregas. Mungkin kalau fabregas pensiun dini dari sepak bola, dia juga akan bersinar di dunia modeling…
13056977681560979206
David Beckam
3. David Beckam. Walaupun tidak bermain di erofa lagi, tapi becham masih menjadi incaran awak media
1305697955514107979
Alessandro Del Piero
4. Alessandro Del Piero.  Pangeran Juventus ini termasuk salah satu pemain terganteng italia.
1305698093153337281
Fabio Cannavaro
5. Fabio Cannavaro, bek sekaligus kapten Timnas Italia yang berhasil menjuarai Piala Dunia 2006 di Jerman.
13056982301153660796
CR7
6. Layaknya keliru kalau kita meninggalkan yang satu ini. CR7 selalu menjadi bahan omongan dunia sepak bola mulai dari aksi apiknya di dalam lapangan sampai ke kehidupan pribadinya.
13056983781291983481
Owen
7. Michael Owen. Walaupun karernya sudah mulai redup tidak sehebat dulu lagi, tapi rasanya tidak salah kalau dia mendapat tempat diantara sepuluh pemain bola terganteng..
13056989142101461972
Karim Benzema
9. Karim Benzema. dengan wajah yang dimilikinya wajar jika para perempuan tergila-gila padanya
13056990811739471803
Xavi Hernandes
9. Xavi Hernandes. Pemain yang satu ini selalu menjadi kunci keberhasilan Barcelona dan Spanyol
13056984922040613022
Irfan bachdim
10. Irfan Bachdim. Kita masih ingat betapa luar biasanya kecintaan  masyarakat indonesia kepada yang satu ini semenjak Piala AFF. Dan sampai sekarang tidak salah kalau IB salah satu icon sepak bola Indonesia di samping ‘Nurdin Halid’ tentunya. hahahah

10 Pemain Sepak Bola Terkaya Di Dunia Tahun 2011

0 komentar



 Berikut adalah 10 pemain bola sepak dunia yang menerima bayaran tertinggi pada tahun 2011. Ranking ini adalah berdasarkan jumlah gaji yang diterima mereka, tidak termasuk endorsement dan tajaan yang mereka peroleh.


10. Steven Gerrard
 Asal: England
Pasukan: Liverpool
Pendapatan: RM 54 juta


9. Frank Lampard
  Asal: England
Pasukan: Chelsea
Pendapatan: RM 57.9 juta


 8. Zlatan Ibrahimovic
 Asal: Sweden
Pasukan: Barcelona
Pendapatan: RM 60 juta


 7. Carlos Tevez
  Asal: Argentina
Pasukan: Manchester City
Pendapatan: RM 61.5 juta


6. Ronaldinho
  Asal: Brazil
Pasukan: AC Milan
Pendapatan: RM 69 juta


 5. Thierry Henry
  Asal: Perancis
Pasukan: New York Red Bulls
Pendapatan: RM 72 juta


 4. Kaka
  Asal: Brazil
Pasukan: Real Madrid
Pendapatan: RM 75 juta


 3. Christiano Ronaldo
  Asal: Portugal
Pasukan: Real Madrid
Pendapatan: RM 120 juta


 2. David Beckham
  Asal: England
Pasukan: L.A Galaxy
Pendapatan: RM 121.5 juta


 1. Lionel Messi
 Asal: Argentina
Pasukan: Barcelona
Pendapatan: RM 132 juta

10 Bek terbaik di dunia sepanjang masa

0 komentar



Bek atau pemain belakang adalah posisi yang sangat vital dalam dunia sepak bola, merekalah benteng pertahanan yang harus menjaga daerah pertahanan agar para striker lawan tidak dapat membobol pertahanan mereka dan kemudian mencetak gol. Bagi banyak orang , Bek-bek terbaik berasal dari italia, hal ini mungkin karna gaya permainan sepakbola italia memang mengandalakan pertahanannya. tapi ternyata tidak semua bek-bek terbaik di dunia berada di Italia,
Berikut adalah daftar 10 bek terbaik di Dunia sepanjang masa yang didasarkan pada prestasi dan skill rata-rata pemain selama masa bermain :
10. Daniel Passarella (Argentina)
Inilah pemain serba bisa dari Argentina. Jago bertahan maupun menyerang, dan membantu terciptanya peluang bagi rekan setimnya, sekaligus menyapu bersih usaha lawan-lawannya. Ia juga dikenal efektif dalam eksekusi penalti dan tendangan bebas. Dengan 134 gol dalam 451 pertandingan, ia pernah mencetak rekor sebagai bek paling haus gol sepanjang masa. Meski demikian, rekor yang sama di Serie A Italia masih menjadi miliknya hingga saat ini. Ia sering dibandingkan dengan Beckenbauer.
Prestasinya yang paling menonjol adalah dua kali juara dunia bersama Argentina, yaitu pada 1978 dan 1986. Ia juga memenangkan Liga Utama Argentina selama empat kali bersama River Plate.
9. Giacinto Facchetti (Italia)
Meski karirnya berawal sebagai pemain depan, Facchetti kemudian beralih menjadi salah satu bek paling efektif dalam sejarah sepakbola Italia. Rentetan gelar yang dikoleksinya antara lain adalah Scudetto pada 1963, 1965, 1966, dan 1971; Coppa Italia 1978; Piala European Champions Club (sekarang Liga Champions) 1964 dan 1965; Piala Intercontinental 1964 dan 1965, serta pemenang Euro 1968. Hebatnya lagi, semua gelar klubnya diraih bersama satu klub, yaitu Inter Milan.
Tak heran jika Pele memasukkannya dalam daftar FIFA 100.
8. Lothar Matthaus (Jerman)
Matthaus baru bermain sebagai pemain belakang saat usianya sudah merambah 30-an. Sebelumnya ia lebih banyak berada di lini tengah. Toh dimanapun ia bermain, Maradona menyebutnya sebagai rival terberat. Dan kenapa tidak? Tak kurang dari tujuh gelar Bundesliga pernah menjadi miliknya, ditambah dengan tiga Piala Jerman, sebuah mahkota Serie A, dua Piala UEFA, satu Kejuaraan Eropa, serta Piala Dunia. Komunitas sepakbola Jerman menobatkannya menjadi pemain terbaik pada 1990 dan 1999, dan FIFA pun tak segan memberikan gelar pemain terbaik dunia 1991 padanya.
Sayang karirnya sebagai pelatih tidak secemerlang itu. Ia dipecat dari timnas Hongaria dan Red Bull Salzburg.
7. Fabio Cannavaro (Italia)

Kapten Italia ini merupakan bek pertama yang dinobatkan menjadi Pemain Terbaik Dunia oleh FIFA setelah Italia menjuarai Piala Dunia pada 2006. Pada tahun yang sama, ia juga memenangi gelar Pemain Terbaik Eropa, dan dua kali terpilih dalam pasukan FIFPro World XI, yaitu pada 2005/06 dan 2006/07.
Sayang, walau pernah meraih gelar juara La Liga dua kali dengan Real Madrid, ia belum pernah menang di Serie A.
6. Roberto Carlos (Brasil)
Roberto Carlos tampil di tiga Piala Dunia bersama Brasil. Selain membawa timnya ke final 1998, ia juga menjadi pemain kunci pada saat Brasil menang empat tahun kemudian. Kontribusinya sebagai pengeksekusi tendangan bebas juga tidak bisa diremehkan, termasuk pada 3 Juni 1997, ketika ia mencetak gol dari jarak 35 m saat melawan Prancis.
Di Real Madrid, ia meraih empat gelar juara La Liga, tiga Liga Champions dan dua Piala Intercontinental. Ia juga merupakan salah satu dari enam pemain yang tampil lebih dari seratus kali di Liga Champions. Pele memasukkannya dalam daftar 125 pemain sepakbola terhebat sepanjang masa pada Maret 2004. Ia juga mendapat pengakuan sebagai legenda sepakbola internasional, dengan diberikannya Penghargaan Kaki Emas 2008.
5. Lilian Thuram (Prancis)
Bek Prancis paling sukses, dengan koleksi berbagai trofi dari empat klub di tiga negara, dan dua gelar internasional bersama timnas Prancis. Kemampuannya dalam membaca permainan dan menempatkan diri di lapangan membuatnya berbeda dari pemain bertahan kebanyakan.
Ia telah tampil dalam 142 pertandingan untuk Prancis, yang menjadikannya pemain yang paling sering diturunkan. Meski kurang mendapat pujian jika dibandingkan dengan bintang Prancis lainnya, seperti Zinedine Zidane dan Theirry Henry, perannya di timnas tidak kalah pentingnya. Ia membantu Prancis memenangkan Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000.
4. Franco Baresi (Italia)
Baresi menggawangi lini bertahan AC Milan dalam masa yang oleh banyak pengamat dinyatakan memiliki empat bek terbaik sepanjang sejarah, yaitu ia sendiri, Paolo Maldini, Alessandro Costacurta dan Mauro Tassotti. Ia juga menghabiskan seluruh karirnya di AC Milan dengan 532 pertandingan.
Ia mengoleksi enam Scudetto, tiga Piala Eropa dan Piala Dunia 1982, walau hanya sebagai cadangan. Paolo Maldini banyak berguru padanya, dan bahkan perkembangan karirnya kemudian mirip dengan Baresi. Ketika kemudian ia gantung sepatu, Milan memutuskan untuk menyimpan nomor punggung 6 yang selalu dikenakannya, sebuah penghargaan yang jarang dilakukan di Italia.
3. Bobby Moore (Inggris)
Pemain bertahan yang tenang, Moore banyak dipuji karena kemampuannya dalam membaca arah pertandingan dan mengantisipasi pergerakan lawan. Ia bukan bek yang hanya mengandalkan tekel keras. Pele menyebutnya sebagai pemain bertahan paling jujur yang pernah dilawannya.
Pada 29 Mei 1963, ia menerima ban kapten timnas Inggris ketika baru berusia 22 tahun, dan menjadi kapten tim senior Inggris termuda sepanjang masa. Prestasi terbesarnya adalah membawa Inggris menjuarai Piala Dunia 1966.
2. Paolo Maldini (Italia)
Ia tidak hanya hebat karena memiliki kesetiaan yang besar kepada klubnya, AC Milan. Lebih dari itu, ia adalah bek paling berprestasi. Bersama Milan, ia meraih tujuh Scudetto dan lima titel Liga Champions. Sebagai pemain yang paling banyak tampil untuk timnas Italia, Ia juga menjadi langganan tetap gelar pemain terbaik sepanjang karirnya. Tidak kurang dari Lilian Thuram pernah mengakui ingin sepertinya.
Satu-satunya kekurangannya adalah ia tidak pernah merasakan juara Piala Dunia.
1. Franz Beckenbauer (Jerman)
Italia boleh saja menyumbangkan banyak nama dalam daftar ini. Tapi, tidak ada yang lebih patut berada di posisi puncak daripada “Sang Kaisar”. Buktinya, banyak pemain yang merasa bangga jika dibandingkan dengannya. Selain seabrek trofi yang dikoleksinya, kejeniusannyalah yang membuat ia menjadi sosok yang susah dilupakan. Sepak terjangnya di lapangan sangat elegan.
Lebih dari itu, ia adalah pemikir ulung yang membawa revolusi di dunia sepakbola dengan menciptakan peran libero menyerang. Sebelumnya, tak seorangpun pernah berpikir bahwa seorang sweeper juga perlu untuk maju untuk membantu penyerangan, apalagi mencetak gol. Beckenbauer menciptakan taktik ini, dan menjadikannya sebagai bagian dari sepakbola modern.

10 Kiper terbaik sepanjang sejarah

0 komentar
1. Dida (Brasil)



Setelah Claudio Taffarel, Dida menjadi kiper baru asal Brasil yang diperhitungkan dalam dunia sepakbola. Hal itu terbukti saat dirinya menjadi kiper pertama dari tim Samba yang termasuk dalam kandidat peraih Ballon d’Or di tahun 2003 dan 2005.

Biarpun Dida telah memenangkan Piala Dunia bersama Brasil, dan berbagai gelar domestik & internasional bersama AC Milan, sayangnya ia juga dikenal akibat beberapa insiden yang kurang baik. Yang terakhir adalah saat ia pura-pura jatuh dan terluka saat disentuh oleh seorang suporter Glasgow Celtic di pertandingan Liga Champions.

2. Dino Zoff (Italia)



Piala Dunia 1982 menjadi puncak prestasi Zoff. Di usianya yang ke-40, ia menjadi pemain tertua yang memenangkan Piala Dunia. Selain itu, ia juga menjadi kiper kedua yang menjadi kapten di tim yang juara, dan juga terpilih menjadi kiper terbaik.

Padahal di awal karirnya, ia sempat ditolak oleh Inter Milan dan Juventus karena dianggap kurang tinggi. Di jajak pendapat untuk mencari kiper terbaik di abad ke-20 yang dilaksanakan oleh Federasi Internasional Statistik dan Sejarah Sepakbola (IFFHS), Zoff berada di posisi ketiga di bawah Lev Yashin (Uni Soviet) dan Gordon Banks (Inggris).

3. Edwin van der Sar (Belanda)



Saat van der Sar memblok tendangan Nicolas Anelka di final Liga Champions, ia benar-benar menjadi momok bagi pemain Chelsea saat adu penalti. Hal itu karena di ajang Community Shield sebelumnya, ia juga telah melakukan hal yang sama dengan menepis semua tendangan penalti yang dilakukan pemain The Blues.

Van der Sar menjadi pemain yang paling banyak membela tim nasional Belanda dengan tampil sebanyak 128 kali dan akhirnya pensiun setelah Euro 2008. Ia juga mencatatkan dirinya sebagai kiper yang menjuarai Liga Champions bersama dua klub yang berbeda, yaitu Ajax Amsterdam dan Manchester United.

4. Gianluigi Buffon (Italia)



Nilai transfer yang menjadikannya kiper termahal di dunia menjadi bukti kepiawaian Buffon (foto) menjaga gawang di lapangan hijau. Selain itu, sederet gelar individual yang diraihnya dari berbagai pihak juga menjadi jaminan atas kemampuannya.

Saat di Piala Dunia 2006, gawangnya tidak tertembus satu gol pun selama 453 menit hingga akhirnya Azzurri menjadi juara dan Buffon mendapatkan Lev Yashin Award sebagai kiper terbaik selama turnamen tersebut.

5. Gordon Banks (Inggris)



Banks menjadi pilihan pertama manajer Inggris Sir Alf Ramsey saat Three Lions menjuarai Piala Dunia 1966. Namun, ia baru menjadi legenda di dunia sepakbola lewat tindakan yang dilakukannya empat tahun kemudian di Piala Dunia Meksiko.

Saat Inggris bertanding melawan Brasil, Pele menanduk bola ke tiang jauh gawang Inggris sambil berteriak “Gol!”. Hal itu dilakukannya karena ia sangat yakin Banks tidak dapat menyelamatkan gawangnya.

Tetapi Banks yang berada dalam posisi yang salah, berhasil melompat ke arah yang berlawanan dan menyentuh bola tersebut dengan sebagian ibu jarinya hingga bola itu mental melewati mistar gawang.

Sang kiper tahu ia dapat menyentuh bola, namun berpikir bolanya masih melewati garis gawang. Ia baru sadar tidak terjadi gol setelah mendengar sambutan dari penonton di stadion dan diselamati oleh kapten Bobby Moore. Pele sendiri mengatakan kalau penyelamatan yang dilakukan Banks tersebut adalah yang terhebat yang pernah ia saksikan.

6. Iker Casillas (Spanyol)



Ia baru berusia 27 tahun, tetapi telah tampil lebih dari 300 kali bagi Real Madrid dan menjadi kiper kedua yang bermain paling banyak bagi tim nasional Spanyol setelah Andoni Zubizarreta. Saat Spanyol menjuarai Euro 2008, Casillas menjadi kiper pertama yang menjadi kapten di tim juara turnamen Eropa.

Walaupun ia baru bermain di tim senior Madrid sejak 1999, ia kelihatannya selalu menjadi pilihan pertama Los Merengues di bawah mistar. Di usianya yang ke-19, Casillas menjadi kiper paling muda yang tampil di final Liga Champions saat Madrid mengalahkan Valencis 3-0.

7. Lev Yashin (Uni Soviet)



Pemain legendaris ini merupakan kiper yang berada di urutan paling atas dalam jajak pendapat yang dilakukan oleh IFFHS. Yashin terpilih berkat kemampuan atletisnya dan juga postur tubuhnya yang membuat gentar para pemain penyerang lawan.

Ia mendapat julukan Laba-Laba Hitam karena selalu mengenakan kostum hitam dan juga karena keahliannya menepis tembakan lawan seolah-olah membuatnya memiliki delapan tangan.
Pemakaian namanya oleh FIFA untuk penghargaan bagi kiper terbaik di setiap Piala Dunia merupakan pengakuan insan sepakbola dunia terhadap prestasinya.

8. Peter Schmeichel (Denmark)



Tinggi besar, rambut pirang, dan hidung merah. Tiga hal tersebut adalah hal yang selalu tampil di ingatan bila nama Schmeichel disebut. Namun bagi para striker yang menjadi lawan Manchester United dan tim nasional Denmark, The Great Dane itu menjadi tembok raksasa yang tak dapat ditembus.

Tingkat refleksnya yang mengagumkan bagi orang seukuran dia, serta kemampuannya mengubah pertahanan menjadi penyerangan langsung lewat lemparan jauhnya ke para penyerang, menjadi salah satu alasan utama mengapa United menjadi tim yang mendominasi Liga Primer Inggris di era 90an.

9. Petr Cech (Republik Ceko)



Ketika Chelsea menjadi juara Liga Primer selama dua kali berturut-turut, banyak pihak menganggap itu adalah akibat dari tangan dingin Jose Mourinho. Tetapi yang berada di bawah mistar The Blues adalah Cech, yang baru dibeli dari Rennes dan tadinya akan dijadikan cadangan Carlo Cudicini.

Saat Cech harus absen selama tiga bulan akibat benturan dengan pemain Reading Stephen Hunt, Chelsea gagal mempertahankan gelar Liga Primer. Insiden tersebut membuat Cech harus mengenakan pelindung kepala hingga sekarang.

Cech menjadi kiper terbaik 2008 pilihan UEFA, dan walaupun sempat membuat blunder di Euro 2008 saat melawan Turki, ia tetap menjadi pilihan pertama di tim nasional Republik Ceko dan juga Stamford Bridge.

10. Rinat Dasayev (Uni Soviet)



Bila tidak ada trio Belanda Ruud Gullit, Frank Rijkaard, dan Marco van Basten, bisa jadi tim Uni Soviet yang akan menjadi juara di Euro 1988. Dasayev tampil cemerlang selama berlangsungnya turnamen di Jerman, dan hanya Gullit dan tendangan volley van Basten yang mampu mematahkan perlawanan Soviet di final.

Dasayev yang dijuluki “Tirai Besi” dianggap sebagai kiper terbaik kedua di Rusia setelah Yashin. Ia tampil di tiga Piala Dunia dan bermain sebanyak 91 kali bagi tim nasional Soviet hingga pensiun di tahun 1990.

Terakhir ia tampil di Luzhniki Stadium saat final Liga Champions Mei lalu dengan membawa piala tersebut ke lapangan. Hal itu berkaitan dengan tugasnya sebagai duta final itu di Moskwa.